Feb 16, 2012

Puisi Untuk Papa Tercinta

01 Oktober 2008 

Tak terasa sudah 3 tahun aku tidak mendengar suaranya 
Tak melihat senyumannya 
Tak melihat dia tertawa 
Tak ada panggilan darinya 

Dia kini telah pergi untuk selamanya 
Tak ada pesan, tak ada kabar 
Diam tak menjawab pertanyaanku 
papa, mengapa kau pergi meninggalkanku? 
Aku masih mau dibangunkan dari tidur pagiku 
Aku masih mau dibangunkan di saat sahur 
Aku masih ingin diantarkan ke sekolah 
Aku ingin dipanggilan dengan panggilan khas itu 
Aku ingin bersenda gurau padamu 
Aku masih ingin bertanya sesuatu hal kepadamu 
Tapi kenapa kau pergi tinggalkanku begitu saja 

Papa, tidakah kau rindu padaku? 
Mana janjimu yang ingin menemaniku selamanya? 
Papa, sedang apa di sana? 
Apa Tuhan menjagamu dengan baik? 
Apa Tuhan bersikap ramah kepadamu? 
Apa kau bahagia di sana? 

Tuhanku, katanya kau Maha mengetahui 
Kau tahu jika kau ambil papaku, aku akan sedih 
Namun mengapa kau masih tetap mengambilnya? 
Aku marah padamu Tuhan 
Katanya Maha pengasih, katanya Maha Penyayang 
Kau ambil dia tanpa meminta izin kepadaku 
Di saat aku tidak bersamanya 
Di saat aku belum mengerti kehidupan 
Aku pernah bilang padaMu, jangan ambil kedua orangtuaku sebelum aku 
Tapi …mana? 

Maaf mungkin aku emosi Tuhan 
Semua telah terjadi, ya tapi bagaimana Tuhan? 
Aku hanya hambaMu yang lemah tak berdaya 
Yang berdosa, yang tak berdaya, yang bisanya hanya meminta 
Namun tidakah kau tahu apa yang ku rasakan? 

Tuhanku, yang Maha pengasih lagi maha penyayang 
Ampunilah dosa Papa ku 
Sayangilah papaku di sana, jaga dia, berikan tempat terbaik untuknya 
Tempatkanlah dia bersama Nabi Muhammad SAW 
Dan sampaikan salam rinduku padanya

No comments:

Post a Comment